Berita

Lonjakan Kasus Corona di Brazil Serta Kontroversi Bolsonaro

Brazil menjadi negara dengan kasus virus Corona terbanyak ketiga di dunia setelah Rusia dan juga Amerika Serikat. Pada hari Rabu (20/5), Brazil mencatatkan rekor harga tertinggi kasus baru virus Corona yaitu sebanyak 19.951. negara tersebut juga melaporkan lonjakan kematian baru tertinggi pada hari Selasa (19/5) yang mencapai 1.130 jiwa.

  • Brasil Alami Lonjakan Terinfeksi Corona 

Menurut data yang dilansir dari CNN Indonesia yang mana Berasal dari John Hopkins University, sekarang ini Brazil memiliki 291.579 kasus korona dan 18.859 kematian. sementara itu, data statistik Worldometer menunjukkan bahwa ada 293.357 kasus virus Corona di Brazil dengan 18.894 kematian.

Kemudian sejumlah pihak menilai bahwa lonjakan kasus togel sdy tersebut terjadi karena buruknya penanganan pemerintah, terutama Bagaimana respons dari Presiden Jair Messias Bolsonaro dalam menanggapi pandemi virus Corona ini. Bahkan bisa dikatakan bahwa kebijakan yang ini dianggap kontroversial. 

Melansir dari CNN Indonesia juga hal tersebut terlihat dari minimnya pemeriksaan yang dilakukan di negara tersebut. Tercatat,  sejauh ini Brazil baru saja melakukan pemeriksaan kurang dari 3500 orang dari 1 juta penduduk. “Di pasar negara berkembang, jelas Brazil lebih buruk Ketika anda melihat tingkat infeksi dan juga kematian,” ungkap Ekonom Schroders, Piya Sachdeva.

Dirinya juga menunjukkan bahwa R0 atau tingkat infeksi di Brazil sekitar 1,3. Ini artinya setiap orang yang positif rata-rata bisa menularkan ke lebih dari satu orang. Para ahli juga menyatakan bahwa dengan minimnya pemeriksaan kemungkinan besar angka kasus  Corona di Brazil bakal terus bertambah dan yang terburuk masih bakal terjadi.

Bolsonaro yang dinilai Acuh dengan Keputusan Kontroversialnya untuk Brazil

Akibat virus Corona ini Brazil mengalami krisis kesehatan masyarakat yang terburuk sejak wabah virus Zika pada tahun 2015 yang lalu. Presiden Bolsonaro juga dianggap memiliki lebih banyak daripada teman di negaranya sendiri sejak ia menganggap remeh penularan virus Corona di negaranya sendiri. 

Seperti halnya presiden Amerika Serikat Donald Trump, sejak virus Corona ini mulai menyebar, Bolsonaro sering sekali menganggap virus Corona tidak ubahnya seperti flu biasa saja. dalam sebuah jumpa pers pada akhir April yang lalu, bahkan Bolsonaro sempat ditanya oleh sejumlah wartawan tentang tanggapannya melihat lonjakan jumlah korban meninggal.  pria yang dijuluki sebagai “Trump dari Brazil” tersebut menjawab, “Terus kenapa? Maaf, tapi anda ingin saya melakukan apa?” 

Dia pasalnya juga mengkritik pemerintah sejumlah negara bagian seperti misalnya Rio De janerio dan Sao Paulo ia menetapkan Lockdown dan juga larangan keluar rumah.

Dalam sebuah kesempatan di pertengahan April yang lalu, Bolsonaro pun ikut turun ke jalan dan bergabung bersama dengan ratusan demonstran untuk memprotes kebijakan Lockdown, berdiam diri di rumah, dan juga menjaga jarak. “Saya berada di sini karena saya percaya pada kalian dan kalian semua ada disini karena percaya pada Brazil,” ungkap bolsonaro ketika berorasi di depan setidaknya enam ratus pendemo. Bahkan, dirinya juga sempat menghabiskan waktu berlibur di sebuah resor Ski di tengah maraknya dan juga khawatirnya masyarakat di dunia tentang pada virus Corona ini.

Kemudian gubernur dan juga Walikota di Brazil telah mengambil tindakan yang sendiri karena jumlah kematian yang terus bertambah bahkan dua kali lipat, sementara presiden mereka malah menantang tindakan tersebut dan mendorong para pendukungnya untuk ikut menentang mereka juga.

Bolsonaro pasalnya juga terus menerus mengadakan demonstrasi dan acara di luar ruangan untuk menentang kebijakan lock daun yang mana disarankan oleh menteri kesehatannya.

Back To Top